06.04.06
Hari Pertama @ Taman Royal
Fyuh… selesai juga kegiatan pindahan rumah yang bikin stress ini… ![]()
Seminggu sebelumnya nyicil bawa 1-2 dus berangkat atau sepulang kerja.
Kemarin dibantu oleh Teguh (Mitsuba), bawa peralatan elektronik dengan mobil sedannya. Terima kasih sobat… aku mau ganti ongkos bensin saja tidak boleh… ![]()
Hari ini pinjam mobil los bak dari kerabat kang Elvi (JTC), bawa almari, meja, kulkas, kompor, dan semua kardus yang belum terbawa. Maturnuwun kang Elvi… nggotong lemari jebul abot yo… ![]()
FYI, pendanaan atas pembelian dan renovasi rumah ini ditalangi oleh keluarga Bp & Ibu Salim Prasetyo (paman & bibi)… terima kasih tak terhingga atas jasa baik mereka… entah kapan jasa baik ini dapat kubalas…
Sedikit catatan :
- Talang di lantai atas belum dipasang! bodohnya aku, waktu serah terima koq gak keliatan ya…
akibatnya kalau hujan beceknya minta ampun…
- Waktu bawa mobil bak sempat kucing-kucingan supaya gak ketauan kuli… eh, tetep kepergok juga…

Dasar preman konyol, kerjanya cuma ngeliat (gak bantuin sama sekali), habis itu minta duit. Ya sudah, karena dia minta harga dirinya dinilai dengan uang, kuberi dia uang 20 ribu…
- Setelah pindahan balik lagi ke rumah lama, menjemur pakaian yang tadi dicuci. Sempat termenung, duduk di lantai di ruangan yang kosong. Untuk alasan yang tidak dapat dijelaskan, aku merasa sedih sekali. Mungkin sedih karena harus berpisah dengan suasana yang sehari-hari kualami.
- Jadi teringat lagi waktu pertama kali datang di Tangerang… harus beradaptasi dengan suasana baru… dan rasanya tidak menyenangkan!
Kerjaan masih menumpuk.. dus-dus yang belum dibuka masih banyak… lantai masih kotor…
Biar saja lah, yang penting kamar tidur sudah bersih, pakaian untuk kerja besok sudah siap, TV dan komputer sudah terpasang!
ipoul_bangsari berkata,
5-Juni-2006 pada 11:35 am
coment pertama….
fanabis berkata,
13-Juni-2006 pada 3:50 pm
selamat merumahi tempat baru.semoga kehadirannya menceriakan tetangga-tetangga di sekitarnya.
taman royal? di deket mana ya tepatnya? daerah tangerang?
repot juga ternyata punya rumah? mungkin benar kata temenku, dia tak suka rumah. dia ingin hidup dari satu tempat ke tempat lain.
“bukankah hidup adalalah perjalanan yang tak mengenal kata pulang?”
katanya kekekkeke
den mas ndoro gde semar berkata,
8-September-2006 pada 4:33 pm
Walah – walah memang developer Taman Royal 2 itu obral janji, sekali lagi harap siap denagn pembohongan DEVELOPER TAMAN ROYAL 2 TANGERANG.
Hey, developer Taman Royal 2kalau mau jualan tolong ada etika bisnis, jangan bohongin KONSUMEN, bagi yang udah terlanjur mbeli yah diterima saja, sabar, tolong kasih tahu temen jangan beli di Taman Royal 2 tangerang.
Sekian, dari den mas gde semar.
Den Bagus berkata,
28-Oktober-2006 pada 10:20 pm
Untung sampeyan wis duwe omah dab dab,
Aku wis 7 tahun kerjo rung kuat tuku omah e,
Kapan yo kelaksanan……
blogombal : catatan ringan angin-anginan » Blog Archive » Royal: Foya-foya, Suka Nraktir, Murah Hati berkata,
7-November-2007 pada 11:07 pm
[...] Taman Royal menurut seorang blogger (sebelum pindah rumah [...]
donk.dot berkata,
19-April-2008 pada 7:52 pm
Satu lagi, itu urusan ruko di depan pintu gerbang. Udah urusan ijinnya nggak beres nekad mau dibangun, soalnya banyak kepentingan yang mau cari untung, mulai dari developer, si pembelei kapling, yang kasih ijin bisa berdiri ruko juga pribadi yang berlagak jadi pahlawan tapi ujung-ujungnya buat diri sendiri dan yang mau bangun ruko.
Buat yang ditawari rukonya , harap teliti sebelum membeli dari pada nyesal kemudian.
Demikian komentar donk.dot yang lagi prihatin